Viral di Medsos, Ibu-Ibu Keluhkan Jalan Rusak Parah dan Minim Sinyal di Muba

MUBA – TEROPONGSUMSEL.COM
‎Beredarnya sebuah video yang diunggah akun Facebook Aang Bae, pada (3/1/2026) yang menampilkan kondisi memprihatinkan, yaitu infrastruktur jalan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Video yang berdurasi sekitar 70 detik tersebut kini viral di media sosial. (4/1)

‎Dalam rekaman itu, seorang ibu meluapkan kekecewaannya saat melintasi jalan yang rusak parah pada malam hari. Dengan nada emosional, ia seakan menagih janji politik Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH, terkait perbaikan akses jalan.

‎Ia menegaskan bahwa suara rakyat yang diberikan dalam pemilihan kepala daerah merupakan mandat nyata untuk menghadirkan pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan, bukan sekadar janji manis.

‎“Halo Pak Toha, namek cerita e nah? Kami ka DPR ade, Kades ade. Kami milih kamu tu, untuk meloroh jalan, terutame e nia,” teriak ibu tersebut sembari menunjuk kondisi jalan yang hancur parah.

‎Ibu tersebut juga menyampaikan bahwa perbaikan jalan jauh lebih mendesak dibandingkan bantuan sosial lainnya.

‎“Aman bantuan tu kami dak perlu, jalan ka nah loroh, bocil-bocil kami ka na bawah mobel,” ujarnya dengan nada kesal.

‎Selain jalan yang rusak parah, wilayah tersebut juga disebut terisolasi dari jaringan sinyal telepon seluler, yang dinilai semakin memperparah ketertinggalan ekonomi warga.

‎“Kami milih kamu tu untuk meloroh jalan ka la, terutama e. Aseng ke sinyal dakitek ao. Ika lokasi tepat e di Jalan Keramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin,” ungkapnya lirih.

‎Ia kembali menegaskan keluhannya sebelum mengakhiri rekaman video.
‎“Loroh kia jalan ka, dakolah wang, sergi kubang kerbau ka. Ika kami dak pcak nak nerangke gale e jalan ka, singo dak tan lagi kami ka,” tutupnya.

‎Video tersebut kini telah beredar luas dan dibagikan ulang oleh banyak warganet, memicu beragam komentar. Mayoritas warganet menyuarakan dukungan terhadap tuntutan warga agar Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin segera turun tangan secara konkret ke wilayah Keramat Jaya, bukan sekadar melakukan peninjauan, demi memulihkan urat nadi perekonomian serta akses pendidikan agar kembali normal.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi ke Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terkait video viral tersebut. (Red)

Related posts

Leave a Comment